Lenis Kogoya, Turun Gunung Dari Papua, Jadi Staf Khusus Jokowi

    10
    0

    Selama ini, masalah separatis selalu dikaitkan dengan kekerasan. Dengan tegas, Lenis mengatakan, OPM ada karena selama ini Papua dibiarkan sendiri. Purbaya telah terbiasa berada di lingkungan pemerintah karena sebelumnya dia juga pernah tercatat sebagai staf khusus Menteri Koordinator Bidang Pereonomian. Sebab, Presiden Joko Widodo resmi mengangkat Lenis Kogoya sebagai staf khusus. Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 50/M tahun 2015, Lenis kini akan menjadi salah satu “pembantu” Joko Widodo. Pada tahun 2009, Universitas Manchester menganugerahinya dengan predikat peneliti dan pengacar terbaik. Pria asal Magelang ini meraih gelar Sarjana dan Magister Ilmu Komputer dengan minor Teknik Industri dari Texas A&M University setelah terpilih dalam Program Habibie tahun 1989 untuk menimba ilmu di Amerika Serikat. Lenis sudah punya formula untuk mengatasi hal itu.

    Lenis kini punya tugas yang lebih berat. Bagi Lenis Kogoya, saujana itu kini bukan lagi tentang masyarakat Papua yang hidup di pedalaman. Tak ada lagi rambut gimbal nan berantakan. Dengan begitu, pemerintah mengerti keinginan kelompok tersebut.“Setelah pendekatan secara adat, tak ada lagi kelompok separatis yang mengancam Papua harus merdeka dari Indonesia,” tambah ayah empat anak itu. Tidak ada baju yang terlihat seenak udelnya. Darmawan adalah ekonom energi dan lingkungan yang juga fasih dalam tata kelola dan sistem fiskal minyak dan gas (migas). Sebagai pejabat negara, Lenis juga bertekad menyejahterakan masyarakat di luar Papua. Namun, secara administrasi, Lenis berada di Sekretariat Kabinet. Jakarta, CNN Indonesia — Kepala Kantor Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan secara resmi memperkenalkan para deputinya kepada Presiden Joko Widodo hari ini, Selasa (31/3). Kelima nama tersebut dianggap dapat membantu menjalankan roda pemerintahan Jokowi hingga lima tahun mendatang. Merupakan salah satu orang yang memiliki jasa besar dalam karier politik Presiden Joko Widodo.

    Baca Juga
    Mengapa Beberapa Orang Suka Takut?

    Staf khusus presiden

    Nama Yanuar juga sempat mencuat sebagai salah satu calon menteri Presiden Joko Widodo yang diusulkan Aliansi Masyarakat Profesional Indonesia (AMPI). Dia juga pernah menjadi Kepala Ekonom Danareksa Research Institute. Selain itu, Darmawan juga terjun ke politik dengan mengikuti pencalonan legislatif periode 2014-2019 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) daerah pemilihan V Jawa Tengah. Darmawan pernah menjadi Chairman Millennium Development Goals 2012 UKP4 di Bali, Penasihat Kebijakan Fiskal Migas di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Penasihat Energi Gubernur Jawa Tengah, dan sejumlah jabatan lainnya. Sebagai seorang tunarungu, Angkie kerap menjadi sasaran perundungan. Presiden menugaskan Angkie sebagai juru bicara. Saat pemilihan Presiden 2014, Eko dipercaya menjadi salah satu tim sukses dengan menjadi Koordinator Lapangan Tim Relawan. Eko pernah menjabat Ketua Komisi Pemilahan Umum Daerah (KPUD) Surakarta periode 2003-2008 dan konsultan Dinas Tata Ruang Kota Surakarta pada saat Jokowi menjabat Wali Kota.

    Staf khusus presiden

    Lenis mengatakan, dalam SK, dia berada langsung di bawah Jokowi. Kini dia diketahui menjadi Direktur Policy and Political Consulting Index Survey Solo. Sebab, Lenis kini sudah diangkat menjadi staf khusus presiden. Warga Papua kini memiliki perwakilan di internal Istana Negara. Yakni, meningkatkan taraf hidup warga Papua dalam jumlah yang jauh lebih besar. Ada perubahan besar setelah Lenis ditunjuk sebagai staf khusus Jokowi. Angkie Yudistia pernah pula bekerja di perusahaan-perusahaan besar seperti IBM Indonesia dan Geo Link Nusantara hingga akhirnya memutuskan mendirikan Thisable Enterprise. Pengalaman pribadi Angkie Yudistia yang dulu sering ditolak saat melamar pekerjaan ini lah yang mendorong dia untuk membangun Thisable Enterprise. Andogo dinilai memiliki kemampuan untuk menangani bidang analisis data dan informasi strategis. Sebagai kepala adat, Lenis mengaku sudah berkunjung dari satu bukit ke bukit lainnya untuk bertemu kelompok separatis seperti OPM. Sebelumnya, Lenis “hanya” menduduki posisi sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua. Masalah lain yang menjadi fokus Lenis adalah penanganan kelompok separatis di Papua. Tugas awal Lenis adalah menyelesaikan masalah tahanan politik di Papua. Tapi, Lenis enggan terlalu mengusung primordialisme.

    Pria tambun tersebut mengaku enggan bergulat dengan hukum dan HAM. Pengalaman Andogo ketika menjadi perwira menengah Tentara Nasional Indonesia (TNI) yaitu ahli golongan IV di Korps Pasukan Khusus (Kopassus) bidang nuklir, biologi, dan kimia; dan Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Wilayah Khusus Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Saat ini, belum ada bidang khusus yang dibebankan pada Lenis. Yanuar adalah mantan Direktur dan Penasihat Khusus Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Yanuar meraih gelar sarjana Teknik Industri ITB dan melanjutkan studi master di Inggris hingga mendapat beasiswa doktor di Universitas Manchester. Ia mampu meraih gelar Master Komunikasi dari London School Public Relations. Gelar dokto dalam bidang ekonomi dia perleh dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

    Baca Juga
    Jokowi Tunjuk 7 Staf Khusus Presiden Dari Milenial, Ini Tugasnya

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here