Beranda Lifestyle Health Apa Saja Jenis Penyakit Autoimun?

Apa Saja Jenis Penyakit Autoimun?

11
0

Autoimun

Pengobatan seumur hidup dengan hormone tiroid. Penyakit ini menyerang kelenjar tiroid, ditandai dengan kelenjar gondok meradang dan rusak, menghasilkan kadar hormone tiroid rendah (Hypotioridism). Pankreas menghasilkan hormon insulin yang membantu mengatur kadar gula darah. Penyakit ini menyerang Sel Beta dari pancreas (yang memproduksi insulin). Pada diabetes mellitus tipe 1, sistem kekebalan menyerang dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas. Ketika tubuh mendeteksi ada “musuh”, sistem kekebalan bakal mengirim “pasukan” untuk menyerang kuman tersebut. Ditandai dengan kerusakan pada sel sepanjang perut membuat kesulitan menyerap vitamin B12 (Vitamin B12 perlu untuk produksi sel darah tua dan pemeliharaan sel saraf). Respon imun terlalu aktif menyebabkan disfungsi imun, menyerang bagian dari tubuh tersebut dan merupakan kegagalan fungsi sistem kekebalan tubuh yang membuat badan menyerang jaringannya sendiri. Jika tubuh dihadapkan sesuatu yang asing maka tubuh memerlukan ketahanan berupa respon immun untuk melawan substansi tersebut dalam upaya melindungi dirinya sendiri dari kondisi yang potensial menyebabkan penyakit. Anti bodi ini kadang kadang terjadi pada orang yang tidak yang mempunyai gangguan autoimun, oleh sebab itu pemeriksaan biasa menggunakan kombinasi hasil tes dan tanda gejala orang untuk mengambil keputusan apakah gangguan autoimun .

Banyak gejala mungkin terjadi, termasuk demam, kepenatan, rasa sakit sendi, sendi kaku, pendeknya nafas, rasa sakit dada, dan bengkak dibawah kulit. Ditandai dengan gejala anemia (Berkurangnya jumlah sel darah merah) menyebabkan kepenatan, kelemahan dan sakit kepala ringan. Ditandai dengan gejala anemia, seperti kepenatan, sakit kepala ringan, pendeknya nafas, gatal, rasa sakit dada. Penyakit ini menyerang parup-paru dan ginjal, ditandai dengan gejala seperti pendeknya nafas,batuk darah, kepenatan, bengkak, dan gatal. Akibatnya, sel tidak bisa meneruskan sinyal saraf seperti biasanya, gejala mungkin termasuk kelemahan, sensai abnormal, kegamangan, masalah dengan pandangan kekejangan otot dan sukar menahan hajat. Gejala mungkin termasuk detak jantung cepat tidak tahan panas,tremor, kehilangan berat badan, dan kecemasan. Bahan seperti itu termasuk mikro-jasad, parasit (seperti cacing), sel kanker, dan malah pencangkokkan organ dan jaringan. Penyakit AutoImune adalah penyakit dimana sistem kekebalan yang terbentuk salah mengidentifikasi benda asing, dimana sel, jaringan atau organ tubuh manusia justru dianggap sebagai benda asing sehingga dirusak oleh antibodi. Untuk melakukana hal tersebut secara efektif maka diperlukan kemampuan untuk mengenali dirinya sendiri sehingga dapat memberikan respon pada kondisi asing atau bukan dirinya sendiri. Sehingga sangat disarankan untuk selalu menjaga pola hidup sehat agar system kekebalan tubuh dapat peka terhadap melawan suatu penyakit. Sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari kuman seperti bakteri dan virus.

 

Penyakit autoimun kulit – Wikipedia bahasa Indonesia …

id.wikipedia.org › wiki › Penyakit_autoimun_kulit

Penyakit Autoimun Kulit adalah penyakit yang disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan (sistem imun) tubuh pada kulit dimana sel darah putih atau antibodi …

Dan pengobatan pada penyakit autoimun yang banyak dilakukan di pelayanan kesehatan yaitu dengan menekan sitem kekebalan tubuh, mengurangi radang, mengobati radang sendi rheumatoid,melawan kanker sel darah putih, plasmapheresis. Prognosis baik jika pengobatan dilakukan sebelum kerusakan paru-paru atau ginjal. Jadi adanya penyakit autoimmune tidak memberikan dampak peningkatan ketahanan tubuh dalam melawan suatu penyakit, tetapi justru terjadi kerusakan tubuh akibat kekebalan yang terbentuk. Gula darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, serta organ lain seperti jantung, ginjal, mata, dan saraf. 3. Infeksi, yaitu virus Epstein-Barr, mikroplasma, Streptococcus, Klebsiella, Malaria dan lain lain berhubungan dengan beberapa penyakit Autoimun. Penyakit ini menyerang sendi atau jaringan lain seperti jaringan paru-paru, saraf, kulit dan jantung. Autoimun sendiri dalam menyerang jaringan tubuh dibagi menjadi dua yaitu organ spesifik dan non organ spesifik. 4. Apa saja factor berpengaruh perkembangan penyakit autoimun? Sistem imunitas menjaga tubuh melawan pada apa yang terlihatnya sebagai bahan asing atau berbahaya. 1. Apa definisi autoimun ?

Autoimun

E. Jenis-jenis Penyakit Autoimun. Penyakit ini menyerang otak dan spinal cord. Penyakit ini menyerang sendi, ginjal, kulit, paru-paru, jantung, otak dan sel darah. Penyakit ini menyerang pembuluh darah, vascultis bisa memengaruhi pembuluh darah di salah satu bagian tubuh (saraf, kepala, kulit, ginjal, paru-paru,dan usus). Penyakit autoimun bukan cuma ada satu jenis. Perlu diketahui ada lebih dari 80 penyakit autoimun berbeda, dan berikut adalah 14 jenis penyakit autoimun paling umum. Antigen adalah molekul yang mungkin terdapat dalam sel atau di atas permukaan sel (seperti bakteri, virus, atau sel kanker). 4. Sifat Auto Antigen, yaitu enzim dan protein (Heat Shock Protein) sering sebagai antigen sasaran, mungkin bereaksi silang dengan antigen mikroba. Ditandai dengan lepuh besar yang dikeilingi oleh area bengkak yang merah terbentuk di kulit gatal biasa. Ditandai dengan otot mata melemah dan mudah lelah. Ditandai dengan seluruh sel saraf yang terkena, rusak. Normalnya, sistem kekebalan tubuh dapat membedakan sel asing dengan sel sehat di dalam tubuh. Jika tubuh dihadapkan dengan sesuatu yang asing maka tubuh memerlukan ketahanan berupa respon imun untuk melawan substansi tersebut dalam upaya melindungi dirinya sendiri dari kondisi yang potensial menyebabkan penyakit. Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Baca Juga
Mengapa Beberapa Orang Membutuhkan Tidur Lebih Sedikit Dari Yang Lain

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Penyakit ini menyerang sel darah merah. Dilansir Healthline, penyakit autoimun merupakan kondisi di mana sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel sehat dalam tubuh kita. Inilah yang disebut penyakit autoimun. 1. Genetik, yaitu haplotipe HLA tertentu meningkatkan risiko penyakit Autoimun. Di Indonesia sendiri ditemukan banyak penderita penyakit autoimun yang kebanyakan terjadi karena factor gaya hidup yang tidak sehat. Ketika sistem kekebalan tubuh gagal mengenali sel asing dan justru menganggap sel sehat sebagai musuh, maka tubuh akan melepaskan protein autoantibodi yang justru menyerang sel sehat tersebut. · Menekan system kekebalan tubuh ( imunosupresan ) seperti azathioprine , chlorambucil , cycloposphosphamide , cyclosporine , mycophenolate dan methotrexate . Pada penyakit autoimun kebanyakan disebabkan oleh factor gaya hidup seseorang yang menyebabkan berkurangnya kepekaan system imun terhadap melawan suatu penyakit. Apabila tanpa tali tulang belakang mungkin rusak, akhirnya menyebabkan kehilangan sensasi, kelemahan, dan sukar menahan hajar, risiko kanker perut bertambah. Contoh antibody , antinuclear yang biasa di lupus erythemetosus sistemik , dan factor rheumatoid atau anti – cyclic citrullinated peptide ( anti-CCP ). anti body , yang biasanya ada diradang sendi rheumatoid .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here